Pangandaran, Comunitynews— Warga Desa Harumandala, Kecamatan Cibubur, Kabupaten Pangandaran, dan Desa Sindangasih, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, kini menikmati akses penghubung yang selama puluhan tahun hanya menjadi harapan. Jembatan Gantung Harumandala yang rampung akhir Desember 2025 kini menjadi jalur utama aktivitas masyarakat lintas wilayah.
Guru SMP dan SMK Darul Hikmah, Laela Sari, mengungkapkan bahwa keberadaan jembatan tersebut membawa perubahan besar, khususnya bagi sektor pendidikan. Selama ini, banyak siswa kesulitan menyeberangi sungai, terutama saat musim hujan ketika debit air meningkat dan membahayakan keselamatan.
“Sekarang anak-anak bisa berangkat sekolah dengan aman. Ini sangat membantu proses belajar-mengajar,” ujar Laela, Kamis (22/1).
Tak hanya pendidikan, jembatan ini juga berdampak langsung terhadap perekonomian warga. Petani kini lebih mudah menuju sawah dan ladang tanpa harus memutar jauh seperti sebelumnya. Akses baru ini dapat dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua sehingga mempercepat mobilitas warga kedua desa.
Laela menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto yang telah menginstruksikan pembangunan jembatan darurat di berbagai wilayah, serta kepada jajaran TNI AD yang sigap membantu proses pembangunan di lapangan.
“Jembatan ini menjadi bukti nyata kehadiran negara untuk masyarakat di pelosok,” katanya.
Ia juga mengapresiasi partisipasi warga Desa Harumandala dan Desa Sindangasih yang turut bergotong royong menyelesaikan pembangunan jembatan, sehingga manfaatnya kini dapat langsung dirasakan oleh masyarakat lintas kabupaten.


