ADS

ads

iklan

,

Iklan

iklan

TNI Hadirkan Air Bersih untuk Warga Palembayan, Mobil Pemurni Air Dikerahkan Pascabanjir

27 Des 2025, 15:09 WIB Last Updated 2025-12-27T08:09:24Z



Agam, Comunitynews— Di tengah keterbatasan air bersih pascabanjir bandang, bantuan nyata datang bagi warga Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. TNI menurunkan kendaraan pemurni air berteknologi reverse osmosis guna membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang sumber airnya rusak akibat bencana.



Mobil pemurni air tersebut dioperasikan oleh prajurit Denzipur 2/PS Kodam XX/TIB dan mulai mendistribusikan air bersih ke permukiman warga pada Jumat (26/12). Nagari Salareh Aia menjadi salah satu lokasi prioritas penyaluran, mengingat dampak banjir di wilayah ini tergolong cukup parah.



Kehadiran kendaraan pemurni air ini sangat membantu warga yang selama beberapa hari terakhir kesulitan mendapatkan air layak pakai. Air hasil pemurnian digunakan untuk berbagai kebutuhan penting, mulai dari minum, memasak, hingga keperluan sanitasi sehari-hari.


"Pusat Penerangan TNI menyampaikan bahwa pengerahan fasilitas pemurni air merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung penanganan bencana dan pemulihan kehidupan masyarakat terdampak. Teknologi reverse osmosis yang digunakan mampu menyaring bakteri, virus, serta zat berbahaya lainnya, sehingga air yang dihasilkan memenuhi standar air bersih dan layak konsumsi".



Upaya pemenuhan air bersih ini juga diperkuat oleh unsur Polri. Personel Brimob Polri turut mendistribusikan air bersih melalui posko pelayanan di Koto Alam, mencerminkan sinergi lintas institusi dalam membantu masyarakat menghadapi dampak bencana.



Seiring berjalannya masa tanggap darurat, pemerintah pusat mendorong percepatan transisi menuju tahap rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak, termasuk Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara. Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi fokus utama agar proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat dan berkelanjutan.



Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menegaskan pentingnya percepatan pemulihan pascabencana agar masyarakat dapat segera bangkit.



“Pemulihan harus bergerak cepat, tidak hanya menyelesaikan kondisi darurat, tetapi juga memastikan kehidupan sosial dan ekonomi warga dapat kembali berjalan,” ujarnya dalam rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga bersama pemerintah daerah dan unsur terkait.

Iklan