ADS

ads

iklan

,

Iklan

iklan

Peringati Hkn ke 61 Gubernur Banten Dorong Pemerataan Akses Kesehatan hingga Wilayah Selatan

17 Des 2025, 20:36 WIB Last Updated 2025-12-17T13:37:37Z


Tangerang,ComunitynewsPemerintah Provinsi Banten menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang adil dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Banten Andra Soni dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tingkat Provinsi Banten yang digelar di Uptown Park, Summarecon Mall Serpong, Kabupaten Tangerang, Rabu (17/12/2025).


Mengangkat tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, Andra Soni menyampaikan bahwa pembangunan sektor kesehatan di Banten tidak hanya berfokus pada peningkatan fasilitas, tetapi juga pemerataan akses layanan, khususnya antara wilayah utara dan selatan Banten. Kebijakan tersebut, kata dia, sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.



“Layanan kesehatan harus dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat. Pemerintah hadir untuk memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal, baik dari sisi akses, kualitas, maupun keberlanjutan pelayanan,” ujar Andra.



Dalam kesempatan tersebut, Gubernur memaparkan sejumlah capaian indikator kesehatan Provinsi Banten hingga 2025. Angka Harapan Hidup tercatat mencapai 75,33 tahun, sementara cakupan pelayanan kesehatan ibu hamil telah menyentuh 100 persen. Selain itu, kepesertaan Universal Health Coverage (UHC) hampir mencapai 98 persen, dengan tingkat keaktifan peserta sekitar 80 persen.



Andra juga menyoroti keberhasilan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah dimanfaatkan lebih dari 3,6 juta warga Banten sepanjang 2025. Program tersebut dinilai berkontribusi signifikan terhadap peningkatan deteksi dini penyakit, khususnya Tuberkulosis (TBC).



“Melalui CKG, kasus TBC dapat ditemukan lebih cepat. Banten berhasil melampaui target nasional dan menjadi salah satu provinsi yang progresif dalam upaya eliminasi TBC,” jelasnya.



Dari sisi sarana prasarana, Provinsi Banten saat ini memiliki 128 rumah sakit dengan rasio 1,23 tempat tidur per 1.000 penduduk. Namun demikian, Andra mengakui masih terdapat ketimpangan distribusi rumah sakit yang sebagian besar berada di wilayah Tangerang Raya. Sementara itu, 253 Puskesmas di seluruh Banten telah terakreditasi.



Apresiasi atas capaian tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benyamin Paulus Octavianus. Ia menilai konsistensi Pemprov Banten dalam menjalankan program kesehatan nasional patut menjadi contoh, terutama dalam upaya pencegahan penyakit tidak menular melalui deteksi dini.



“Jika Cek Kesehatan Gratis dimanfaatkan secara maksimal, risiko penyakit seperti stroke, jantung, dan gagal ginjal dapat ditekan dalam jangka panjang,” katanya.



Hal senada disampaikan Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid yang mengapresiasi sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan HKN ke-61. Ia juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Tangerang sebagai tuan rumah peringatan tingkat provinsi.



Pada kesempatan itu, Gubernur Banten bersama Wakil Menteri Kesehatan meresmikan Pos Pelayanan Kesehatan Modular Merah Putih di Pasar Kelapa Dua. Pos layanan tersebut diharapkan memperkuat pelayanan kesehatan dasar dan mendukung pelaksanaan CKG dengan melibatkan relawan di bawah pengawasan Puskesmas.



Selain itu, turut diluncurkan 16 unit layanan Telemedicine Faskin Link serta penandatanganan kerja sama dengan sejumlah rumah sakit dan organisasi keagamaan dalam upaya pencegahan penyakit.



Peringatan HKN ke-61 di Banten diikuti sekitar 3.500 tenaga kesehatan dari delapan kabupaten dan kota. Kegiatan tersebut dirangkai dengan penyerahan 87 penghargaan bidang kesehatan, bakti sosial, pembagian kacamata gratis, serta layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.



“Tenaga kesehatan adalah garda terdepan. Pemprov Banten akan terus hadir mendukung pengabdian dan kesejahteraan mereka demi terwujudnya masyarakat Banten yang sehat,” pungkas Andra.




Iklan