ADS

ads

iklan

,

Iklan

iklan

Pemerintah Pastikan Respons Nasional Tangani Banjir di Tiga Provinsi

19 Des 2025, 21:04 WIB Last Updated 2025-12-19T14:04:43Z


Jakarta, ComunitynewsSekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa pemerintah pusat telah merespons bencana banjir yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dengan langkah-langkah berskala nasional sejak awal kejadian. Penanganan dilakukan secara terpadu meskipun status bencana nasional tidak ditetapkan.



Menurut Teddy, prioritas pemerintah sejak hari pertama adalah penyelamatan warga serta percepatan pemulihan wilayah terdampak. Oleh karena itu, ia menilai perdebatan mengenai status bencana tidak relevan selama penanganan di lapangan sudah melibatkan mobilisasi nasional.



“Sejak awal pemerintah pusat langsung turun tangan, melakukan mobilisasi nasional untuk membantu masyarakat di tiga provinsi terdampak. Yang terpenting adalah keselamatan warga dan pemulihan kehidupan mereka,” ujar Teddy saat konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (19/12).



Ia menjelaskan, sekitar 50.000 personel gabungan TNI dan Polri telah diterjunkan untuk mendukung evakuasi, distribusi bantuan, serta pengamanan wilayah terdampak. Dukungan alutsista dan alat berat dari Kementerian Pekerjaan Umum juga dikerahkan guna mempercepat pemulihan infrastruktur yang rusak.



Teddy menambahkan, seluruh kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana akan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan hunian sementara dan permanen, perbaikan fasilitas umum, serta pemulihan akses transportasi darat.



“Akses jalan secara bertahap sudah mulai pulih, bantuan logistik terus disalurkan, dan pemerintah pusat mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki. Jika masih ada kebutuhan tambahan, tinggal disampaikan,” ujarnya.



Ia juga mengungkapkan bahwa penanganan bencana ini berada di bawah perhatian langsung Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Keduanya telah beberapa kali melakukan peninjauan ke daerah terdampak untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran.



Meski demikian, Teddy mengakui bahwa masih terdapat tantangan di lapangan. Pemerintah, katanya, membuka diri terhadap masukan dari masyarakat dan berbagai pihak untuk menyempurnakan upaya penanganan bencana.



Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dan saling mendukung selama masa tanggap darurat, serta menyampaikan laporan apabila ditemukan kendala agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas terkait.



“Pemulihan ini membutuhkan kerja bersama. Mari saling menguatkan dan menyampaikan masukan secara bijak agar penanganan bencana dapat berjalan lebih optimal,” tutup Teddy.

Iklan