ADS

ads

,

Iklan

MTQ Ke-1 Desa Sasak Dorong Generasi Muda Cinta dan Amalkan Al-Qur’an

20 Agu 2026, 10:10 WIB Last Updated 2026-08-20T03:10:42Z

Tangerang — Pemerintah Desa Sasak, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat desa untuk pertama kalinya. Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Generasi Qur’ani, Nilai Al-Qur’an untuk Generasi Muda yang Berakhlak dan Berwawasan” tersebut berlangsung di halaman Kantor Desa Sasak, Rabu malam, 19 Agustus 2026.


Kegiatan tersebut diikuti para santri dan santriwati Desa Sasak. Selain peserta, acara turut dihadiri Kepala Desa Sasak M. Kosim, perwakilan Kecamatan Mauk, para ustaz dan ustazah, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta sejumlah undangan lainnya.


Rangkaian kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang berlangsung dengan khidmat. Suasana semakin semarak saat para peserta mengikuti berbagai rangkaian perlombaan dalam MTQ tingkat desa tersebut.


Dalam sambutannya, Kepala Desa Sasak M. Kosim mengatakan MTQ diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.


Menurutnya, semakin dalam seseorang mempelajari Al-Qur’an, semakin kuat pula keyakinan terhadap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Al-Qur’an, kata dia, juga dapat menjadi pedoman dalam membentuk karakter generasi muda.


“Insyaallah musabaqah ini akan dilaksanakan setiap tahun. Tujuannya untuk meningkatkan pengamalan dan pemahaman terhadap Al-Qur’an. Kita jadikan Al-Qur’an sebagai rujukan dalam membentuk karakter dan menghadapi berbagai ujian,” ujar M. Kosim.


Ia juga berharap pelaksanaan MTQ dapat menjadi motivasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus belajar dan mendalami Al-Qur’an.


M. Kosim turut menyampaikan apresiasi kepada dewan hakim yang bertugas dalam pelaksanaan perlombaan. Ia berharap seluruh proses penilaian dapat berjalan secara baik dan diterima oleh seluruh pihak.


“Kami berharap ajang ini menjadi pembelajaran bagi kita bersama. Namanya belajar, harus terus belajar. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi motivasi bagi kita semua,” katanya.


Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, Pemerintah Desa Sasak berharap tumbuh generasi muda yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan bermasyarakat.


Kegiatan tersebut sekaligus diharapkan dapat memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an dan mendorong lahirnya generasi Desa Sasak yang berakhlak serta memiliki wawasan keagamaan yang baik. Aris

Iklan