ADS

ads

,

Iklan

Nusron Wahid Dorong Mahasiswa Aktif Mengawal Kebijakan Berlandaskan Pancasila

16 Jun 2026, 20:00 WIB Last Updated 2026-06-16T13:00:43Z

Yogyakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, untuk aktif memberikan kritik dan masukan terhadap kebijakan pemerintah sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.



Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri dialog publik KOPDAR Bareng Mas Dar bertema Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia yang digelar oleh Total Politik di Auditorium Joglo GIK Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Senin (15/6/2026).



Dalam paparannya, Nusron menyebut bahwa kritik merupakan unsur penting dalam proses penyempurnaan kebijakan publik. Menurutnya, pejabat yang mengemban amanah pelayanan masyarakat harus siap menerima berbagai masukan, termasuk kritik yang disampaikan secara terbuka oleh publik.



Ia menjelaskan bahwa keterbukaan terhadap aspirasi masyarakat merupakan salah satu bentuk penerapan nilai-nilai Pancasila dalam penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, setiap kebijakan yang dijalankan perlu terus dievaluasi untuk memastikan kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip dasar bangsa.



Pada peringatan Bulan Pancasila tersebut, Nusron mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menilai dan mengoreksi kebijakan pemerintah yang dianggap belum sepenuhnya mencerminkan nilai Pancasila.


Selain membahas kebijakan publik, Nusron juga menyinggung momentum Malam Tahun Baru Islam yang bertepatan dengan pelaksanaan kegiatan. Ia mengajak peserta menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai sarana introspeksi dan perbaikan diri agar senantiasa mengalami kemajuan dalam kehidupan.



Menurut Nusron, semangat memperbaiki diri harus menjadi budaya dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan negara. Dengan evaluasi yang berkelanjutan, pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.



Acara tersebut turut menghadirkan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dan Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko sebagai narasumber. Namun, jalannya dialog harus dihentikan setelah berlangsung sekitar setengah jam karena kondisi forum yang tidak kondusif.



Dalam kegiatan itu, Menteri ATR/BPN juga didampingi jajaran pejabat Kementerian ATR/BPN serta Kepala Kantor Wilayah BPN DIY, Sepyo Achanto, bersama stafnya.

Iklan