CILEGON, Comunitynews–Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Cilegon secara resmi meluncurkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 yang dirangkaikan dengan semangat pelaksanaan Festival Literasi 2026.
Peluncuran logo tersebut menjadi penanda di mulainya rangkaian kegiatan literasi yang mengusung semangat membangun budaya membaca dan memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kota Cilegon.
Momentum perilisan logo HUT ke-19 DPK Cilegon tersebut disampaikan langsung oleh Kepala DPK Kota Cilegon, Dr. H. Ismattullah S.Pd M.Pd melalui grup WhatsApp pada Sabtu (09/05/2026).
Dalam keterangannya, DPK Cilegon mengusung tema besar:
“Merawat Pustaka, Memartabatkan Bangsa untuk Mewujudkan Cilegon Cerdas, Cilegon Membaca, Cilegon Juare.”
Tema tersebut dinilai bukan sekadar slogan seremonial, melainkan refleksi dari komitmen DPK Cilegon dalam memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat yang terus berkembang di era digital dan modernisasi informasi.
Perilisan logo resmi HUT ke-19 DPK Cilegon juga menjadi simbol perjalanan panjang lembaga tersebut dalam memberikan pelayanan perpustakaan, pengelolaan arsip, serta penguatan literasi masyarakat selama hampir dua dekade.
Menurut Dr. H. Ismattullah, logo yang di perkenalkan kepada publik memiliki makna mendalam yang mencerminkan perjalanan, semangat, inovasi, dan transformasi perpustakaan di Kota Cilegon.
“Logo ini bukan hanya identitas visual semata, tetapi menjadi representasi semangat kolaborasi dan transformasi perpustakaan sebagai pusat pengetahuan, ruang belajar, sekaligus wadah tumbuhnya kreativitas masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, angka 19 dalam logo tersebut menggambarkan perjalanan pengabdian DPK Cilegon yang terus tumbuh dan berkembang dalam menghadirkan layanan literasi yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.
Sementara desain visual yang modern dan dinamis melambangkan semangat baru menuju perpustakaan yang lebih inklusif, inovatif, dan dekat dengan masyarakat dari
berbagai kalangan.
DPK Cilegon menilai bahwa keberadaan perpustakaan saat ini tidak lagi sekadar tempat menyimpan buku, melainkan telah berkembang menjadi ruang interaksi sosial, pusat edukasi, tempat pengembangan kreativitas, hingga ruang tumbuhnya ide dan gagasan generasi muda.
Karena itu, melalui momentum HUT ke-19 dan Festival Literasi 2026, DPK Cilegon ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat budaya membaca serta meningkatkan kesadaran pentingnya literasi sebagai pondasi pembangunan daerah dan bangsa.
Festival Literasi 2026 sendiri direncanakan menjadi ajang edukatif dan inspiratif yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas literasi, pegiat seni budaya, hingga masyarakat umum.
Berbagai kegiatan literasi disebut akan meramaikan festival tersebut, mulai dari diskusi buku, lomba kreativitas, edukasi kearsipan, pameran literasi, hingga kegiatan interaktif lainnya yang bertujuan meningkatkan minat baca dan kualitas literasi masyarakat Kota Cilegon.
DPK Cilegon berharap Festival Literasi 2026 dapat menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai gagasan positif demi menciptakan masyarakat yang lebih cerdas, kreatif, dan memiliki daya saing.
Selain itu, semangat “Cilegon Membaca” dan “Cilegon Juare” yang diangkat dalam tema besar HUT ke-19 juga menjadi bagian dari visi membangun karakter masyarakat yang unggul melalui penguatan budaya ilmu pengetahuan.
Di tengah tantangan perkembangan teknologi dan arus informasi digital yang begitu cepat, DPK Cilegon menilai literasi menjadi kunci penting dalam membangun masyarakat yang kritis, bijak, dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.
“Literasi bukan hanya tentang membaca buku, tetapi tentang membangun peradaban dan masa depan bangsa,” demikian pesan yang disampaikan dalam perilisan logo resmi tersebut.
Momentum HUT ke-19 DPK Cilegon pun diharapkan tidak hanya menjadi perayaan tahunan semata, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga budaya membaca serta memperkuat semangat belajar sepanjang hayat demi mewujudkan Kota Cilegon yang semakin maju, cerdas, dan berdaya saing.


