ADS

ads

,

Iklan

Lebih dari 650 Ribu Pemudik Kembali ke Jawa, Arus Balik Bakauheni–Merak Terkendali

29 Mar 2026, 11:16 WIB Last Updated 2026-03-29T04:16:18Z

Bakauheni — Arus balik Lebaran 2026 di lintasan penyeberangan Bakauheni–Merak berlangsung lancar dan terkendali. Hingga H+6, mayoritas pemudik tercatat telah kembali ke Pulau Jawa, seiring pengelolaan lalu lintas penyeberangan yang dinilai efektif.


Berdasarkan data resmi, sebanyak 651.195 penumpang atau sekitar 72 persen telah kembali ke Jawa dari total 898.864 orang yang menyeberang saat arus mudik sejak H-10. 


Sementara itu, jumlah kendaraan yang sudah kembali mencapai 169.385 unit atau sekitar 71 persen dari total 239.920 unit kendaraan yang sebelumnya menuju Sumatera.


Kondisi ini menunjukkan arus balik berjalan relatif terkendali, ditopang oleh koordinasi lintas sektor antara pemerintah, aparat keamanan, operator penyeberangan, serta pemangku kepentingan lainnya.


PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengapresiasi sinergi seluruh pihak, termasuk Kementerian Perhubungan, Kepolisian RI, TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat yang turut mendukung kelancaran perjalanan dengan mematuhi aturan yang berlaku.


Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan bahwa peningkatan trafik selama arus balik tetap dapat diantisipasi dengan baik. Ia memastikan layanan penyeberangan berjalan optimal berkat kerja sama berbagai pihak.


“Meski terjadi peningkatan jumlah penumpang, operasional tetap berjalan lancar. Ini merupakan hasil kolaborasi seluruh stakeholder dalam menjaga perjalanan tetap aman dan nyaman,” ujarnya.


Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menambahkan, secara umum kondisi arus balik masih berada dalam kategori lancar.


Pihak kepolisian juga telah menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas, termasuk delaying system, yang diterapkan secara situasional.

“Arus balik saat ini masih dalam kondisi hijau. Namun, kami tetap menyiapkan langkah antisipasi apabila terjadi kepadatan,” katanya.


Untuk lintasan lain seperti Jawa–Bali, distribusi arus balik juga terpantau cukup merata. Sekitar 51 persen pemudik telah kembali ke Jawa, sementara sisanya diperkirakan akan menyusul dalam beberapa hari ke depan.


Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa pelaksanaan arus mudik dan balik tahun ini berjalan baik berkat kesiapan infrastruktur dan kedisiplinan masyarakat. Ia menyebut masih ada sekitar 30 persen pemudik yang akan kembali melalui Bakauheni.


“Berbagai skema telah disiapkan, mulai dari buffer zone, delaying system hingga penambahan kapal, sehingga potensi kepadatan dapat segera diurai,” jelasnya.


Sementara itu, data Posko Bakauheni per 28 Maret 2026 pukul 00.00–14.00 WIB mencatat total pergerakan penumpang dari Sumatera ke Jawa mencapai 1.085.745 orang atau meningkat 2,1 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah kendaraan tercatat 259.776 unit, naik 4 persen.


Adapun arus dari Jawa ke Sumatera mencapai 1.241.356 penumpang atau tumbuh 2,5 persen, dengan total kendaraan sebanyak 314.209 unit atau meningkat 6,7 persen dibanding tahun lalu.


Selama periode angkutan Lebaran, ASDP mengoperasikan 28 hingga 33 kapal per hari di lintasan Merak–Bakauheni. Pola operasi Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) diterapkan saat terjadi lonjakan penumpang, serta didukung 1.926 personel gabungan untuk menjaga kelancaran layanan.


Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menyebut kebijakan stimulus seperti diskon tarif dan penerapan tarif tunggal terbukti mampu mengurai kepadatan dengan mendistribusikan trafik secara lebih merata.


Dengan masih adanya sekitar 28 persen pemudik yang belum kembali, ASDP bersama seluruh pemangku kepentingan memastikan kesiapan layanan tetap optimal hingga akhir periode arus balik. 


Koordinasi dan langkah antisipatif terus diperkuat guna menjaga kelancaran penyeberangan. Asroni

Iklan