ADS

ads

,

Iklan

Aman hingga Lebaran, 33.000 Ton Stok Beras Bulog Lampung Selatan

17 Mar 2026, 19:15 WIB Last Updated 2026-03-17T12:15:36Z

Kab. Tangerang - Ketersediaan beras hingga pasca Hari Raya Idul Fitri di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung dipastikan dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.


Perum Bulog Cabang Lampung Selatan mencatat cadangan beras di gudang mencapai 33.000 ton menjelang periode Lebaran 2026. Stok tersebut berasal dari penyerapan gabah petani yang dilakukan sejak awal tahun. 


Upaya ini menjadi bagian dari langkah pemerintah menjaga pasokan pangan sekaligus menstabilkan harga beras di tingkat konsumen.


Kepala Perum Bulog Cabang Lampung Selatan Fedrial Farhan, mengatakan penyerapan gabah dari petani telah berlangsung sejak Januari 2026.


“Jadi kami telah melakukan serapan gabah di tingkat petani dari awal Januari sampai hari ini atau ekuivalen beras sekitar 100 ton,” tutur Fedrial Farhan, Selasa (17/3/2026).


Cadangan beras di gudang mencapai 33.000 ton Menjelang Lebaran, Bulog memastikan stok beras yang tersimpan di gudang berada pada level yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 


Cadangan beras yang tersimpan di gudang Bulog Lampung Selatan tercatat mencapai 330.000 ton. Stok tersebut berupa beras siap salur yang dapat langsung didistribusikan ke pasar.


Beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) terus disalurkan Bulog melalui berbagai program untuk menjaga stabilitas harga di masyarakat. Distribusi dilakukan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), pasar murah, hingga kerja sama dengan TNI, Polri, serta Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Selatan.


“Kalau per hari kita rata-rata bisa menyalurkan 100 sampai 150 ton untuk beras SPHP,” terang Fedrial Farhan.


Menurutnya, koordinasi dengan pemerintah daerah terus dilakukan untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mengendalikan inflasi di Kabupaten Lampung Selatan.


“Untuk stok beras di gudang Bulog sangat aman, jadi jangan sampai ada kekhawatiran,” kata Fedrial Farhan.


Bulog juga siapkan pasokan minyak goreng Selain beras, Bulog Cabang Lampung Selatan juga menyiapkan pasokan minyak goreng guna menjaga stabilitas ketersediaan bahan pangan di pasar. Sejak Januari 2026, Bulog telah menyalurkan minyak goreng dalam jumlah besar ke masyarakat.


Saat ini, stok yang tersisa di gudang tercatat masih tersedia.


“Minyak goreng yang ada di Bulog saat ini tersisa dan tersedia dari total ton yang telah kita gelontorkan sejak Januari,” katanya.


Ia menambahkan pasokan minyak goreng tambahan akan kembali datang untuk memperkuat cadangan di wilayah Lampung Selatan menjelang Lebaran serta akan menyalurkan bantuan pangan ke masyarakat usai Lebaran 2026.


Asroni

Iklan