ADS

ads

iklan

,

Iklan

iklan

Tahun Baru 2026 Bersama Pengungsi Batu Hula, Prabowo Pastikan Pemulihan Korban Banjir Jadi Prioritas

1 Jan 2026, 13:16 WIB Last Updated 2026-01-01T06:16:51Z

Tapanuli Selatan,Comunitynews— Suasana malam pergantian Tahun Baru 2026 di Posko Pengungsian Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, berlangsung penuh kehangatan dan kepedulian. Ratusan warga korban banjir merayakan momen tersebut bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang hadir langsung di tengah pengungsian, Rabu (31/12/2026).


Kehadiran Presiden Prabowo menjadi penyemangat tersendiri bagi para pengungsi. Kepala negara tampak berbaur tanpa sekat, menyapa anak-anak, berbincang dengan orang tua, serta mengikuti acara nonton film bersama yang digelar di area posko. Di bawah tenda sederhana, suasana kebersamaan terjalin hangat, menghapus sejenak kelelahan dan kecemasan pascabencana.


Pemerintah juga memastikan kebutuhan dasar para pengungsi tetap terpenuhi. Posko kesehatan beroperasi sepanjang waktu dengan tenaga medis yang siaga, sementara anak-anak mendapatkan hiburan melalui pembagian mainan serta pertunjukan badut berkostum tokoh kartun yang mengundang tawa.


Sutio Ulina, salah satu anak pengungsi, mengaku senang dan bangga bisa bertemu langsung dengan Presiden di tempat pengungsian.


“Senang sekali, Bapak Presiden datang dan memberi semangat kepada kami,” katanya.


Pemilik lahan yang digunakan sebagai lokasi posko pengungsian, Jaraimi Simamora, juga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah. Menurutnya, keberadaan posko kesehatan dan bantuan logistik sangat membantu warga sejak hari-hari awal bencana.


“Kami bangga Presiden datang langsung ke desa kami. Harapannya bantuan terus berjalan sampai warga benar-benar punya rumah kembali,” ujarnya.


Sementara itu, Nayla dan Artika, dua pelajar pengungsi, berharap proses pemulihan juga segera menyasar sektor pendidikan.


“Kami ingin sekolah cepat dibangun lagi supaya bisa belajar seperti biasa,” ucap mereka.


Warga lainnya, Siska, menilai kehadiran Presiden menjadi penguat moral bagi masyarakat terdampak banjir.


“Perhatian dari pemerintah ini membuat kami merasa tidak sendiri. Semoga pemulihan desa bisa berjalan cepat dan berkelanjutan,” tuturnya.


Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa negara tidak akan meninggalkan rakyat yang tertimpa musibah. Ia menyatakan sengaja memilih menghabiskan malam pergantian tahun bersama para pengungsi sebagai bentuk empati dan tanggung jawab negara.


“Pergantian tahun ini saya ingin bersama saudara-saudara kita yang sedang menghadapi kesulitan,” ujar Prabowo.


Ia memastikan pemerintah akan mempercepat proses pemulihan, termasuk pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.


“Rumah-rumah yang rusak dan hilang akan kita bangun kembali. Negara harus hadir dan bertanggung jawab,” tegasnya.



Sebelum menuju posko pengungsian, Presiden Prabowo juga meninjau Posko Kesehatan Kodam I/Bukit Barisan di Desa Batu Hula serta Jembatan Bailey di Sungai Garoga yang menjadi jalur vital distribusi logistik dan pemulihan pascabencana.

Iklan