ADS

ads

,

Iklan

Presiden Prabowo Pantau Aktivitas Pembelajaran di Sekolah Rakyat Banjarbaru

12 Jan 2026, 17:26 WIB Last Updated 2026-01-12T10:28:38Z



BANJARBARU, ComunitynewsPresiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung pelaksanaan pendidikan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1). Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara dekat proses belajar-mengajar sekaligus kesiapan fasilitas pendukung pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.



Setibanya di kawasan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru sekitar pukul 11.24 WITA, Presiden disambut hangat oleh siswa-siswi Sekolah Rakyat yang berbaris rapi di halaman sekolah. Suara yel-yel penuh semangat mengiringi langkah Presiden memasuki area sekolah.



Didampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Presiden Prabowo menyempatkan diri berinteraksi dengan para siswa. Ia tampak memperhatikan kerapian barisan serta menyapa anak-anak secara langsung, menciptakan suasana akrab dan penuh kekeluargaan.



Presiden kemudian memasuki ruang kelas untuk menyaksikan secara langsung proses pembelajaran yang tengah berlangsung. Ia mengamati metode pengajaran yang diterapkan serta berdialog singkat dengan guru dan siswa.



"Peninjauan berlanjut ke ruang komputer, tempat Presiden melihat pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan belajar. Sekolah Rakyat telah dilengkapi dengan perangkat teknologi dan sistem pembelajaran berbasis digital untuk menunjang kualitas pendidikan.



Selain itu, Presiden juga mengunjungi perpustakaan dan Laboratorium IPA. Di laboratorium, Presiden berbincang dengan para siswa yang sedang mengikuti kegiatan praktikum, menunjukkan ketertarikannya terhadap aktivitas pembelajaran berbasis praktik.



Kunjungan dilanjutkan ke teater mini sekolah. Di lokasi ini, Presiden menyaksikan penampilan seni dari para siswa sebagai bagian dari pengembangan minat dan bakat. Presiden juga meninjau ruang makan dan menyaksikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterapkan secara tertib di lingkungan Sekolah Rakyat.



Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah yang menyediakan pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Hingga saat ini, tercatat lebih dari 15 ribu siswa telah bersekolah di 166 Sekolah Rakyat rintisan yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.



Pemerintah menargetkan pembangunan hingga 500 Sekolah Rakyat pada 2029. Saat ini, pembangunan sekolah permanen telah dimulai di lebih dari 100 lokasi dan akan terus diperluas guna menampung hingga 500 ribu siswa di seluruh Indonesia.



Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo turut didampingi sejumlah pejabat tinggi negara dan menteri Kabinet Merah Putih, termasuk unsur TNI dan Polri, sebagai bentuk dukungan lintas sektor terhadap penguatan program pendidikan nasional.

Iklan