ADS

ads

iklan

,

Iklan

iklan

Stop Bullying! DPC FSPKSI Pekanbaru Turun Tangan Usai Kematian Siswa

28 Nov 2025, 09:24 WIB Last Updated 2025-11-28T02:24:28Z
Stop Bullying! DPC FSPKSI Pekanbaru Turun Tangan Usai Kematian Siswa

Stop Bullying menjadi sorotan utama setelah DPC Federasi Serikat Pekerja Kependidikan Seluruh Indonesia (FSPKSI) Kota Pekanbaru melakukan kunjungan duka ke rumah siswa yang meninggal dunia akibat dugaan tindakan perundungan di lingkungan sekolah, Rabu (27/11/2025).


Dewan Pimpinan Cabang FSPKSI Kota Pekanbaru, dipimpin Ketua Hengki Zulmetri Tanu, SE, datang langsung untuk menyampaikan belasungkawa serta memberikan dukungan moril bagi keluarga korban yang masih berduka.


“Kami sangat berduka atas kepergian ananda. Ini menjadi peringatan keras bagi dunia pendidikan bahwa bullying bukanlah perkara kecil. Ini masalah serius yang harus dihentikan,” ujar Hengki saat kunjungan berlangsung.


Dalam pernyataannya, DPC FSPKSI Pekanbaru menegaskan komitmennya mendorong seluruh sekolah di kota tersebut untuk:


Memperkuat sistem pencegahan dan penanganan bullying yang terukur, cepat, dan berkesinambungan.


Mengadakan edukasi serta pelatihan intensif bagi guru, tenaga kependidikan, siswa, dan orang tua agar memahami risiko bullying serta cara menciptakan lingkungan belajar yang aman dan ramah anak.


“Kami berharap kejadian ini menjadi yang terakhir. Stop segala bentuk kekerasan di sekolah,” tegas Hengki.


Kunjungan tersebut ditutup dengan penyerahan santunan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas dari seluruh anggota DPC FSPKSI Pekanbaru kepada keluarga almarhum.


Federasi Serikat Pekerja Kependidikan Seluruh Indonesia (FSPKSI) merupakan organisasi serikat pekerja yang menaungi pendidik dan tenaga kependidikan. FSPKSI berfokus pada peningkatan kesejahteraan anggota serta mendorong perbaikan mutu pendidikan nasional melalui advokasi dan pemberdayaan.

Iklan