ADS

ads

,

Iklan

Gubernur Banten Andra Soni PKK Jadi Mitra Strategis Pemerintah Wujudkan Keluarga Tangguh dan Banten Sejahtera

13 Nov 2025, 07:59 WIB Last Updated 2025-11-13T00:59:46Z


Banten, ComunitynewsGubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya peran Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan keluarga serta mendorong kesejahteraan masyarakat. Hal itu disampaikan dalam Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tingkat Provinsi Banten yang digelar di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Rabu (12/11/2025).


PKK, Pilar Penggerak Kesejahteraan dari Keluarga


Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni yang hadir bersama Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja nyata seluruh kader PKK di berbagai tingkatan. Menurutnya, PKK telah menjadi bagian penting dalam memperkuat pondasi keluarga sebagai basis utama pembangunan daerah.


“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat. Di sinilah PKK berperan sebagai mitra strategis pemerintah, membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat,” ujar Andra.


Ia menambahkan, kesejahteraan masyarakat dimulai dari keluarga yang kuat dan sehat. Karena itu, program pembangunan ke depan akan terus diarahkan untuk memperkuat keluarga—mulai dari rumah layak huni, kesehatan, hingga pendidikan.


Gubernur juga mengapresiasi inovasi-inovasi PKK seperti PKK Mengajar, yang tidak hanya menekankan pembelajaran akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai komunikasi dan keharmonisan keluarga.


Sinergi Melalui Program Desa dan Posyandra


Dalam upaya memperkuat kolaborasi dengan PKK, Pemprov Banten terus menggulirkan berbagai program berbasis desa, termasuk Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) yang berfokus pada peningkatan aksesibilitas dan perekonomian masyarakat.


Selain itu, Gubernur juga memperkenalkan program Pos Pelayanan Desa Sejahtera atau Posyandra yang akan segera dijalankan. Program ini bertujuan untuk memperluas peran PKK di lapangan, terutama dalam pengawasan gizi anak, kesehatan keluarga, dan kegiatan sosial masyarakat.


“Melalui Posyandra, kita ingin PKK berperan aktif di tingkat desa. Mereka bisa menjadi penggerak sekaligus mitra pemerintah dalam memantau kesejahteraan masyarakat secara langsung,” tuturnya.


Dorong 10 Program Pokok PKK untuk Indonesia Emas 2045


Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengajak seluruh kader PKK untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK sebagai kontribusi nyata menuju visi Indonesia Emas 2045.


“Gerakan PKK adalah gerakan bersama, bukan berdiri sendiri. PKK harus mampu menjalin kerja sama lintas sektor untuk menciptakan keluarga yang sehat, cerdas, dan mandiri,” ujarnya.


Tinawati juga menekankan pentingnya peran PKK dalam mengatasi berbagai persoalan sosial, seperti stunting, kemiskinan, dan ketahanan pangan keluarga. Menurutnya, kader PKK adalah ujung tombak yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.


“PKK harus hadir sebagai pembina dan penggerak keluarga agar mampu mandiri dan berdaya. Bersama-sama kita wujudkan Banten yang maju, adil, dan bebas dari korupsi,” tegasnya.


Apresiasi untuk Kader PKK Berprestasi


Acara HKG PKK ke-53 ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Banten, Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi, kepala OPD, serta perwakilan berbagai organisasi wanita dan lembaga vertikal.


Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para kader, diberikan sejumlah penghargaan Adhi Bhakti Utama, Madya, dan Pratama kepada kader PKK berprestasi dari berbagai kabupaten/kota. Kegiatan juga diramaikan dengan pengumuman pemenang lomba-lomba HKG tingkat provinsi.


Dengan semangat kebersamaan, acara tersebut menjadi momentum penting bagi PKK dan Pemerintah Provinsi Banten untuk memperkuat sinergi menuju terwujudnya Banten Sejahtera dan Berdaya Saing.

Iklan