Kabupaten Tangerang – Aktivitas pembuangan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin mengalami kendala dalam beberapa hari terakhir. Kondisi area pembuangan yang dilaporkan ambles serta alat berat (beko) yang sempat terbakar diduga menjadi penyebab antrean panjang truk sampah dari berbagai wilayah.
Pantauan di lokasi pada Kamis (4/6/2026) menunjukkan puluhan kendaraan pengangkut sampah mengantre untuk membuang muatan. Antrean tersebut tidak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan, tetapi juga terlihat beberapa armada dari luar Kabupaten Tangerang.
Salah seorang sopir truk sampah asal Tangerang Selatan, Dedi, mengaku harus bekerja hingga larut malam akibat lamanya antrean di TPA Jatiwaringin.
"Izin bang, saya bawa sampah dari Gading Serpong. Di sini macet karena antrean panjang. Sudah dua hari terakhir saya pulang sampai jam 3 pagi. Buang sampahnya lama karena antre terus," ujar Dedi kepada wartawan.
Menurut Dedi, kondisi di lokasi semakin padat karena banyaknya kendaraan yang masuk ke area pembuangan.
"Saya lihat ada juga mobil sampah dari luar Kabupaten Tangerang. Kurang lebih sekitar tujuh unit yang ikut antre. Jadi makin padat dan macet," katanya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, antrean panjang diduga terjadi akibat area pembuangan yang ambles sehingga menghambat proses operasional. Selain itu, alat berat jenis beko yang digunakan untuk meratakan sampah disebut sempat mengalami kebakaran.
"Katanya tempat pembuangannya ambles, terus beko juga sempat terbakar. Jadi proses buang sampah terganggu dan antreannya panjang," tambah Dedi.
Sejumlah sopir mengaku harus menunggu berjam-jam untuk menurunkan muatan sampah. Bahkan, berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi antrean disebut telah berlangsung selama beberapa hari terakhir.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola TPA Jatiwaringin maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab gangguan operasional serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi antrean kendaraan pengangkut sampah. Aris



