ADS

ads

iklan

,

Iklan

iklan

Wamen ATR/BPN Tekankan Layanan Pertanahan Cepat, Murah, dan Prudent

28 Jan 2026, 22:31 WIB Last Updated 2026-01-28T15:31:24Z

 

Wamen ATR/BPN Tekankan Layanan Pertanahan Cepat, Murah, dan Prudent

Kabupaten Bandung – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN) Ossy Dermawan menegaskan pentingnya kerja sama, inovasi, serta perbaikan proses bisnis untuk menghadirkan layanan pertanahan yang cepat, terjangkau, dan tetap prudent. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan pengarahan kepada jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung, Sabtu (24/1/2026).


Menurut Ossy Dermawan, kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat dengan biaya terjangkau harus diimbangi dengan prinsip kehati-hatian dalam setiap proses administrasi pertanahan.


“Masyarakat ingin berkas cepat selesai, tidak mahal, dan tetap akuntabel. Ini yang harus kita terjemahkan dalam pelayanan sehari-hari,” ujar Ossy Dermawan.


Dalam kesempatan tersebut, Wamen ATR/BPN mengapresiasi kinerja Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung yang mampu menangani volume layanan cukup besar tanpa menimbulkan tunggakan berlebihan. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil dari kepemimpinan dan kerja keras seluruh jajaran.


Namun demikian, Ossy Dermawan mengingatkan bahwa tantangan ke depan akan semakin meningkat. Pada tahun 2026, jumlah permohonan layanan pertanahan diperkirakan terus bertambah sehingga diperlukan pengelolaan administrasi berkas yang lebih efektif dan efisien.


“Pengurusan berkas tidak akan berkurang, justru terus bertambah. Karena itu, manajemen administrasi harus mulai dibangun agar pelayanan tetap optimal,” tegasnya.


Wamen ATR/BPN juga menyoroti perlunya penyederhanaan proses bisnis pertanahan yang dinilai masih banyak mengacu pada regulasi lama. Ia menegaskan bahwa transformasi layanan menjadi kebutuhan mendesak, mengingat Kantor Pertanahan merupakan unit yang berhadapan langsung dengan masyarakat.


“Kantor Pertanahan mengetahui persoalan di lapangan. Masukan dari Kantah sangat dibutuhkan untuk perbaikan kebijakan di tingkat pusat,” katanya.


Lebih lanjut, Ossy Dermawan menyebut Kabupaten Bandung berpotensi menjadi contoh pelayanan pertanahan nasional karena mampu mengelola beban layanan yang besar dengan hasil yang relatif baik.


Menutup arahannya, ia mengajak seluruh jajaran ATR/BPN untuk menjaga komunikasi internal dan semangat kebersamaan guna meningkatkan citra institusi di mata masyarakat.


Usai pengarahan, Wamen ATR/BPN meninjau sejumlah fasilitas pelayanan di Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung serta menyerahkan sertipikat kepada masyarakat yang hadir untuk menerima produk layanan pertanahan.

Iklan