ADS

ads

,

Iklan

TNI Kebut Pembangunan Jembatan Demi Pulihkan Akses Warga di Sumbar

16 Jan 2026, 17:03 WIB Last Updated 2026-01-16T10:03:22Z

Agam, Comunitynews— Upaya pemulihan wilayah terdampak banjir di Sumatera Barat terus dilakukan dengan mempercepat pembangunan kembali jembatan-jembatan yang rusak dan terputus. Langkah ini diharapkan dapat segera memulihkan mobilitas warga serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.



"Personel TNI dari Bekangdam XX/Tanjungpura dikerahkan untuk membangun berbagai jenis jembatan, mulai dari jembatan Armco, Bailey, hingga jembatan gantung di sejumlah kabupaten. Pengerjaan difokuskan pada jalur vital yang menjadi penghubung utama antarwilayah.



Di Kabupaten Agam, pembangunan Jembatan Armco Sungai Rangeh, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, dilaporkan hampir selesai. Saat ini, personel tengah merampungkan akses jalan menuju jembatan agar segera dapat difungsikan. Sementara Jembatan Armco Kampuang Jambu di wilayah yang sama telah mencapai progres sekitar 80 persen dan tengah memasuki tahap akhir pengerjaan.



Untuk jembatan Bailey, salah satu proyek berada di Muaro Busuak, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, yang masih dalam proses penguatan bantalan dan pemasangan alas jembatan dengan dukungan alat berat. Selain itu, pembangunan jembatan Bailey juga berlangsung di sejumlah titik lain di Kabupaten Agam dan Pasaman.



Tak hanya itu, pembangunan jembatan gantung turut dikebut di Kabupaten Padang Pariaman dan Pesisir Selatan guna membuka kembali akses masyarakat di daerah terpencil yang terdampak bencana.



Di tengah pengerjaan infrastruktur tersebut, TNI juga mengoperasikan dapur lapangan di beberapa lokasi untuk mendukung kebutuhan personel dan masyarakat. Kehadiran dapur lapangan ini sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam percepatan pemulihan pascabencana di Sumatera Barat. 

Iklan