Aceh, Comunitynews– Upaya percepatan pemulihan infrastruktur di Provinsi Aceh terus menunjukkan hasil positif. Sejumlah jembatan yang sebelumnya rusak kini mulai kembali berdiri, membuka akses vital bagi aktivitas masyarakat. Proses pembangunan melibatkan personel TNI, kontraktor, serta partisipasi aktif warga setempat.
Di Kabupaten Bener Meriah, pembangunan Jembatan Bener Pepanyi terus dikebut. Personel TNI terlihat bekerja menyambungkan rangka baja jembatan bailey demi mempercepat konektivitas antarwilayah. Meski cuaca panas, semangat prajurit tetap tinggi untuk memastikan masyarakat segera kembali beraktivitas normal.
Sementara itu, di Kecamatan Telaga Barat, Kabupaten Aceh Singkil, pembangunan Jembatan Gosong telah memasuki tahap akhir. Jembatan ini akan menggantikan jembatan kayu darurat yang sebelumnya digunakan warga, sehingga diharapkan mampu meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
"Di Aceh Utara, pembangunan Jembatan Wisata Laut Bangka juga terus berlangsung. Personel Babinsa bersama warga bergotong royong merangkai rangka baja di lingkungan permukiman. Kehadiran TNI di tengah masyarakat tak hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga mempererat kebersamaan.
Progres serupa tampak di Jembatan Seuneubok, Kabupaten Bireuen. Dengan dukungan alat berat dan tenaga manusia, pekerjaan berlangsung lebih efisien. Sementara itu, Jembatan Lhok Kuyuen di Aceh Utara telah rampung dan kini memasuki tahap penyelesaian akhir dengan pengecatan serta pemasangan bendera oleh warga.
Pembangunan jembatan-jembatan ini menjadi wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan infrastruktur sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga Aceh.


