ADS

ads

,

Iklan

Pemprov Banten Catat Lonjakan Kinerja, Digitalisasi Arsip Masuk Tiga Besar Nasional

10 Jan 2026, 17:39 WIB Last Updated 2026-01-10T10:39:12Z

Serang, ComunitynewsPemerintah Provinsi Banten menunjukkan kemajuan signifikan dalam tata kelola pemerintahan sepanjang tahun 2025. Dua indikator strategis, yakni digitalisasi arsip dan kualitas pelayanan publik, mencatatkan peningkatan tajam dan mendapat pengakuan nasional.



Dalam penilaian Tingkat Digitalisasi Arsip (TDI) yang dilakukan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Pemprov Banten meraih nilai 97,08 dengan predikat AA (Sangat Memuaskan). Raihan tersebut menempatkan Banten pada peringkat ketiga nasional, menandakan keberhasilan transformasi kearsipan berbasis digital yang semakin matang dan terintegrasi.



"Tak hanya itu, kualitas pelayanan publik di Provinsi Banten juga mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2025 oleh Kementerian PANRB, Indeks Pelayanan Publik Banten naik menjadi 4,35 dengan kategori A-.



Capaian tersebut melonjak jauh dibandingkan tahun sebelumnya, di mana Banten masih berada pada nilai 3,37 dengan kategori B. Hasil ini tertuang dalam Keputusan Menteri PANRB RI Nomor 3 Tahun 2026 tentang hasil evaluasi kinerja pelayanan publik pemerintah daerah.



Dalam pemeringkatan nasional pemerintah daerah provinsi, Banten berada di urutan ke-13 dari 38 provinsi, satu tingkat lebih baik dibanding Provinsi Kalimantan Timur. Posisi ini mencerminkan peningkatan kualitas layanan yang semakin efektif, efisien, serta mudah diakses oleh masyarakat.



Pemerintah Provinsi Banten menilai capaian tersebut sebagai hasil konsistensi dalam menjalankan agenda Reformasi Birokrasi, khususnya pada penguatan digitalisasi, peningkatan kapasitas aparatur, serta pengembangan sistem pelayanan publik yang berorientasi pada kepuasan masyarakat.



Ke depan, Pemprov Banten berkomitmen untuk terus memperluas inovasi layanan digital dan membangun ekosistem pelayanan publik yang inklusif, adaptif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

Iklan