Aceh Timur, Comunitynews—Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus menunjukkan komitmen dalam pemulihan pascabencana dengan mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak di Aceh Timur. Setelah sukses menyelesaikan pembangunan di Aceh Tamiang, kini proyek serupa memasuki tahap akhir di wilayah timur Aceh.
Salah satu BUMN yang terlibat aktif adalah PT Hutama Karya (Persero). Perusahaan ini kembali dipercaya berkat kinerja sebelumnya yang dinilai cepat dan berkualitas dalam membangun hunian sementara bagi masyarakat terdampak bencana.
Di Aceh Timur, Hutama Karya bersama BUMN Karya lainnya membangun sebanyak 45 unit huntara yang tersebar di dua desa. Sebanyak 35 unit berdiri di Desa Arakundo, Kecamatan Simpang Ulim, dan 10 unit lainnya di Desa Seumatang, Kecamatan Julok Ulim. Seluruh bangunan dirancang layak huni serta dilengkapi fasilitas penunjang.
Fasilitas umum seperti toilet, musala, dan dapur bersama turut disiapkan untuk mendukung aktivitas warga selama masa pemulihan. Kehadiran huntara ini diharapkan dapat membantu masyarakat kembali menjalani kehidupan normal secara bertahap.
"Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyampaikan bahwa hingga pertengahan Januari 2026 progres pembangunan telah mencapai 97 persen dan saat ini memasuki tahap finishing.
Selain memberikan solusi hunian, proyek ini juga membuka lapangan kerja bagi warga sekitar melalui pelibatan tenaga kerja lokal. Pemerintah daerah selanjutnya akan mengatur pemanfaatan huntara setelah seluruh pekerjaan dinyatakan selesai.


