ADS

ads

iklan

,

Iklan

iklan

Becak Listrik dari Prabowo Jadi Energi Baru Penarik Becak Lansia di Tuban

3 Jan 2026, 18:11 WIB Last Updated 2026-01-03T11:11:06Z


Tuban, Comunitynews— Bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto membawa angin segar bagi para penarik becak lanjut usia di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Di usia yang tak lagi muda, alat transportasi ramah tenaga tersebut menjadi penopang harapan untuk tetap bekerja dan bertahan hidup secara mandiri.

.

Salah satu penerima bantuan, Bejo Waluyo (58), tak mampu menyembunyikan rasa harunya saat menerima becak listrik yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Baginya, bantuan itu bukan sekadar kendaraan, melainkan bentuk kepedulian negara terhadap rakyat kecil yang selama ini berjuang di jalanan.



“Bantuan ini sangat meringankan. Saya doakan Pak Prabowo selalu sehat dan terus memperhatikan orang kecil seperti kami,” ujar Bejo dengan penuh syukur.



Program tersebut menyalurkan sebanyak 100 unit becak listrik kepada penarik becak lansia dari 20 kecamatan di Tuban. Sasaran utama program ini adalah mereka yang masih menggantungkan hidup dari menarik becak, meski kondisi fisik tak lagi sekuat dulu.



Bejo mengaku, sebelum menerima becak listrik, ia harus mengandalkan tenaga penuh untuk mengayuh becak ontel. Kelelahan sering kali datang lebih cepat, bahkan memaksanya berhenti bekerja sebelum hari benar-benar usai. Kini, dengan bantuan motor listrik, ia dapat menarik becak lebih lama tanpa menguras tenaga.



“Sekarang jalannya lebih ringan. Tidak cepat capek, jadi bisa cari penumpang lebih lama,” katanya.



Sebagai penarik becak di sekitar kawasan wisata religi Makam Sunan Bonang, penghasilan Bejo sangat bergantung pada jumlah peziarah. Di hari ramai, ia bisa memperoleh sekitar Rp100 ribu. Namun di hari sepi, penghasilan nyaris tak ada. Becak listrik diharapkan dapat memperluas jangkauan dan meningkatkan peluang mendapatkan penumpang.



Kebahagiaan serupa dirasakan Sarpin (77), penarik becak yang telah puluhan tahun mengayuh rezeki di jalanan Tuban. Ia menyebut becak listrik sebagai penolong di usia senja.



“Alhamdulillah, terima kasih Pak Prabowo. Tenaga saya sudah tidak kuat seperti dulu, tapi sekarang lebih ringan,” ujarnya.



Sarpin menuturkan pahit-manis kehidupan sebagai penarik becak telah ia lalui, mulai dari becak rusak di tengah jalan hingga penumpang yang enggan membayar. Bantuan ini, menurutnya, menjadi suntikan semangat agar ia tetap bisa bekerja dengan lebih manusiawi.



“Semoga bisa bantu ekonomi keluarga dan rezekinya lebih lancar,” tuturnya.



Bagi para penarik becak lansia di Tuban, becak listrik bukan sekadar alat kerja baru, melainkan simbol perhatian dan harapan agar mereka tetap bisa menjalani hidup dengan layak, mandiri, dan penuh martabat.

Iklan