ADS

ads

,

Iklan

Banten Kirim Bantuan ke Sumatra: Gubernur Andra Soni Fokus ke Sumbar, Sekda Banten Kawal Penanganan Bencana di Aceh

12 Des 2025, 22:23 WIB Last Updated 2025-12-12T15:23:18Z


Banten, ComunitynewsPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali menunjukkan komitmen kuat dalam membantu daerah lain yang terdampak bencana. Pada Jumat (12/12/2025), dua rombongan resmi Pemprov Banten bergerak menuju Sumatra Barat dan Aceh untuk menyerahkan bantuan sekaligus memantau langsung kondisi warga.


Di Sumatra Barat, Gubernur Banten Andra Soni menyerahkan bantuan keuangan Rp1 miliar beserta logistik yang diterima langsung oleh Gubernur Mahyeldi Ansharullah. Penyerahan dilakukan di Istana Gubernur, Padang.


“Kami datang membawa salam duka cita dari masyarakat Banten. Musibah di Sumbar, Sumut, dan Aceh ini adalah duka kita bersama,” ujar Andra Soni dalam sambutannya.


Ia menegaskan bahwa solidaritas antardaerah menjadi kunci percepatan pemulihan pascabencana. Banten, yang juga pernah dilanda musibah serupa, kata Andra, memahami betul bagaimana dukungan dari luar daerah sangat berarti.


“Kekompakan dan gotong royong adalah kekuatan kita. Semoga Sumbar segera bangkit,” tambahnya.


Dalam kunjungan itu, Andra Soni juga didampingi sejumlah pejabat eselon II Pemprov Banten, antara lain Kepala BPBD Lutfi Mujahidi, Kepala DLHK Wawan Gunawan, Kepala Dinsos Lukman, dan Ketua TP PKK Banten Tinawati Andra Soni.


Pantau Warga Terdampak dan Dapur Umum


Usai kegiatan di kantor gubernur, Andra Soni turun langsung ke beberapa titik terdampak. Rombongan memulai peninjauan di Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, untuk menyalurkan paket sembako kepada warga.


Kunjungan kemudian dilanjutkan ke dapur umum yang dikelola relawan Banten di Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah. Kehadiran Gubernur Banten disambut antusias warga yang tengah memasak untuk kebutuhan pengungsi.


Banten Juga Bantu Aceh: Sekda Tinjau Desa Terdampak Lumpur


Sementara itu di Aceh, Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi memimpin penyaluran bantuan bagi korban banjir besar yang melanda Pidie Jaya.


Deden mengunjungi Desa Blang Cut, Kecamatan Meurah Dua, salah satu wilayah yang mengalami kerusakan paling parah. Banyak rumah dan fasilitas umum terendam dan tertimbun lumpur, termasuk lahan pertanian warga.


“Kami membawa amanah bantuan dari masyarakat Banten. Semoga bisa membantu meringankan beban para korban,” kata Deden.


Selain bantuan logistik dari BPBD dan UPZ Baznas Banten, Pemprov Banten juga memberikan bantuan keuangan Rp1 miliar yang diterima Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Aceh, Zulkifli.


Deden mengungkapkan bahwa banjir dan longsor di Aceh berdampak signifikan pada infrastruktur pertanian yang kini berubah menjadi hamparan lumpur. “Ini tentu mengancam ketahanan pangan masyarakat setempat,” ujarnya.


Ia mengajak warga Banten untuk mendoakan pemulihan di seluruh wilayah Sumatra yang tengah tertimpa bencana.

Iklan