Cilegon, Comunitynews — Suasana Alun-Alun Kota Cilegon dipadati masyarakat yang antusias merayakan Festival Golok Day, sebuah agenda budaya yang setiap tahun menjadi kebanggaan warga. Di tengah kemeriahan itu, Kabag Umum Setda Kota Cilegon, Riezkha Budhi Mustika, memberikan pesan yang menyoroti pentingnya menjaga budaya lokal sebagai bagian dari identitas masyarakat Cilegon.
Riezkha menyebutkan bahwa tradisi golok bukan sekadar simbol, tetapi cerminan sejarah dan karakter masyarakat Banten, khususnya Cilegon. Karena itu, ia mengajak seluruh warga untuk terus melestarikan tradisi tersebut agar tetap mengakar dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Menurutnya, pelestarian budaya menjadi kunci dalam memperkuat rasa kebersamaan serta memperkokoh jati diri daerah. Festival Golok Day, katanya, bukan hanya perayaan tahunan, tetapi momentum mempererat hubungan antarwarga sekaligus memperkuat semangat pembangunan kota.
Dalam Penyampaiannya, ia menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi membutuhkan dukungan semua pihak. Melalui festival yang melibatkan berbagai komunitas dan elemen masyarakat ini, ia berharap lahir kesadaran kolektif untuk menjaga budaya Cilegon tetap hidup.
"Budaya adalah identitas yang harus kita jaga sampai anak cucu kita. Semoga Golok Day dapat menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam semangat membangun Kota Cilegon," ujar Riezkha.


