ADS

ads

,

Iklan

Evaluasi Kinerja Triwulan II 2025, Kementerian ATR/BPN Tekankan Komitmen dan Evaluasi Internal

15 Jul 2025, 00:12 WIB Last Updated 2025-07-14T17:13:57Z


Comunitynews | Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar agenda Evaluasi dan Analisis Kinerja Program dan Kegiatan Triwulan II Tahun 2025 yang berlangsung selama tiga hari, mulai Senin (14/7).

Kegiatan ini dilaksanakan secara hibrida di kantor pusat Kementerian ATR/BPN, Jakarta, dengan melibatkan jajaran pimpinan pusat hingga daerah.

Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Pudji Prasetijanto Hadi, menegaskan pentingnya komitmen seluruh unit kerja dalam merealisasikan program yang telah direncanakan sejak awal tahun.

Ia menekankan bahwa tantangan dalam pelaksanaan program merupakan hal wajar dalam sebuah organisasi, namun harus disikapi dengan evaluasi internal yang jujur dan konstruktif.

"Kita harus tetap berpegang pada rencana kerja yang telah ditetapkan. Ketika ada kendala, jangan dihindari, tapi dihadapi dengan evaluasi yang obyektif di masing-masing unit. Hanya dengan begitu kita bisa tahu akar permasalahan dan mencari solusinya," ujar Pudji saat membuka forum evaluasi.

Menurutnya, peran evaluasi triwulanan bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan menjadi sarana strategis dalam mengawal efektivitas program dan serapan anggaran. Ia mengingatkan agar program yang telah disusun dengan matang benar-benar dijalankan secara optimal, baik di level pusat maupun daerah.

Senada dengan Sekjen, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Kementerian ATR/BPN, Andi Tenri Abeng, menyampaikan bahwa evaluasi ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi lintas unit dan mengidentifikasi peluang perbaikan ke depan.

"Evaluasi kinerja triwulan bukan hanya melihat capaian yang sudah diperoleh, tapi juga untuk menyusun langkah perbaikan agar pelaksanaan program selanjutnya bisa lebih baik," jelas Andi.

Kegiatan ini juga diikuti secara daring oleh ribuan pegawai dari Kantor Wilayah (Kanwil) dan Kantor Pertanahan (Kantah) di seluruh Indonesia.

Sejumlah pejabat tinggi Kementerian turut memberikan arahan, antara lain Direktur Jenderal Penataan Agraria Yulia Jaya Nirmawati, Dirjen Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan Embun Sari, serta Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Jonahar.

Dengan dilaksanakannya evaluasi ini, Kementerian ATR/BPN berharap seluruh jajarannya dapat bergerak selaras dan lebih responsif terhadap dinamika di lapangan, demi pencapaian target nasional di bidang agraria dan tata ruang yang lebih baik.

Iklan