Musrenbang Kecamatan Sukadiri dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tangerang Tahun 2027 berlangsung lancar di Gedung Serba Guna Kecamatan Sukadiri, Kamis (22/1/2026). Forum strategis ini menjadi ruang partisipatif untuk menyerap aspirasi masyarakat dengan fokus pada pembangunan berkelanjutan.
Musrenbang kali ini mengusung tema “Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berbasis Keberlanjutan”. Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Daerah Pemilihan II, M. Rapiudin Akbar (Fraksi PKB), bersama unsur pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, serta perwakilan perangkat daerah.
Sejumlah pihak turut hadir, di antaranya Camat Sukadiri beserta jajaran, Forkopimcam, KUA Kecamatan Sukadiri, UPT Puskesmas dan Kebersihan UPT 8, kepala sekolah SMK 21, kepala desa se-Kecamatan Sukadiri, perwakilan politeknik, organisasi kepemudaan, ketua koperasi desa, pengurus BUMDes, tokoh agama, tokoh masyarakat, TP PKK, Karang Taruna, serta perwakilan Dinas Bina Marga dan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Tangerang.
Dalam sambutannya, M. Rapiudin Akbar menegaskan pentingnya menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan daerah. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi utama untuk menciptakan masyarakat yang berdaya saing dan sejahtera.
“Pendidikan harus terus kita dorong, khususnya bagi generasi muda, agar mampu menempuh pendidikan setinggi-tingginya hingga perguruan tinggi. Musrenbang ini adalah bagian dari ikhtiar kita bersama dalam menyusun arah kebijakan APBD 2027,” ujar Rapiudin.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi Demokrat, H. Aida Hubaedah, menyoroti persoalan infrastruktur, khususnya dampak musim hujan yang kerap menimbulkan banjir di sejumlah wilayah Sukadiri. Ia mendorong masyarakat untuk aktif mengusulkan program prioritas melalui Musrenbang tingkat kecamatan.
“Drainase yang sempit dan tersumbat perlu segera dibenahi. Saya berharap Dinas Bina Marga dapat memperlebar saluran air agar tidak lagi menggenangi rumah warga. Selain itu, rumah warga yang terdampak angin kencang dan hujan lebat juga perlu segera didata untuk dilakukan perbaikan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kehadiran perwakilan Dinas Perkim dalam Musrenbang ini diharapkan mampu mempercepat penanganan persoalan perumahan dan lingkungan permukiman. Menurutnya, kemajuan Kabupaten Tangerang harus dibarengi dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Kita ingin Tangerang semakin gemilang, tetapi juga harus sejalan dengan perekonomian masyarakat yang mapan serta lingkungan hunian yang aman dan bebas banjir,” imbuhnya.
Melalui Musrenbang Kecamatan Sukadiri, seluruh pemangku kepentingan sepakat pentingnya penetapan skala prioritas pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang dihimpun dalam forum ini akan menjadi bahan perencanaan pembangunan daerah pada tahun 2027.
“Kesejahteraan masyarakat adalah tugas dan tanggung jawab kita bersama,” tutup salah satu pernyataan dalam forum tersebut. ARIS


